Coffee Twist Bread

Coffee Twist Bread

Coffee Twist Bread

Habis jalan-jalan ke blognya Mbak Elsa, aku tergoda berat dengan penampakan coffee twist breadnya yang menul-menul itu...waaa pokoknya harus segera buat. Udah kebayang bayang wangi kopinya. Mbak Elsa makasiiih banyak ya inspirasinya...^^

Resep tetep pake resepku yang biasa. Resep olesan kopinya aku lihat di Home Baking website favoritku. Kemarin dapat sharing dari pemilik home baking, Hidesuki tentang cara menghindari bau ragi pada roti. Sebenarnya cara ini sudah sering digunakan dalam pembuatan roti, tapi aku baru 'ngeh' kalo ternyata gunanya untuk mengilangkan bau ragi atau asam berlebihan pada roti. Caranya, ragi direndam dulu dalam air hangat dan sedikit gula selama 15 menit sampe raginya bereaksi dan mengembang. Setelah itu baru nanti dicampurkan ke dalam adonan roti. Betul ternyata...hasilnya memuaskan. Thanks to Hidesuki for sharing!!

Bahan roti:
- 400 gr terigu protein tinggi (cakra)
- 200 gr terigu protein sedang (segitiga biru)
- 125 gr gula pasir halus
- 1 sachet ragi instan
- 2 sdm susu bubuk
- 3 kuning telur
- 1 sdt garam halus
- 75 gr margarin
- 300 ml air hangat

Bahan coffee cream (aduk rata lalu masak sampai mengental, dinginkan) :
- 100 gr air
- 2 sdt kopi instan (aku pake Good Day Hazelnut)
- 30 gr gula pasir
- 10 gr tepung terigu protein sedang

Olesan (aduk rata) :
- 2 butir kuning telur

- 1 sdt air/susu cair

- almond slice

Cara membuat :

  1. Masukkan ragi instan ke dalam 150 ml air hangat. Tambahkan 1/2 sdt gula pasir, aduk rata dan biarkan selama 15 menit.
  2. Campur semua bahan kering seperti terigu, gula, susu bubuk ke dalam wadah. Aduk rata.
  3. Masukkan kuning telur lalu mulai mengocok menggunakan mixer spiral. Turunkan sisa air yang 150 ml dan cairan ragi sambil terus dimixer sampai adonan agak rata. Masukkan garam dan mentega sambil terus dikocok sampai elastis. Cat: kalo menggunakan mixer Bosch cukup 10-15 menit dengan kecepatan no 3.
  4. Fermentasikan selama kurang lebih 30 menit dengan ditutup dengan kain lembab dan diletakkan di tempat yang bersuasana hangat (kalo aku taruh di deketnya ricecooker).
  5. Setelah mengembang 2x lipat kempeskan adonan. Bagi adonan menjadi 3 bagian.
  6. Ambil satu bagian adonan, giling pipih membentuk segiempat 30x30 cm. Olesi coffee cream. Sisakan space 1 cm pada satu sisi untuk merapatkan adonan. Gulung., rapatkan ujung ujungnya. Potong dua memanjang. Bentuk swirl (gambar bisa dilihat di sini). Letakkan dalam loyang bersemir margarin.
  7. Fermentasikan kembali selama kurang lebih 45 menit atau mengembang 2x lipat.
  8. Olesi kuning telur, taburi almond dan gula pasir. Panggang dengan suhu 180 C atau 375 F selama kurang lebih 20-25 menit sampai kuning kecoklatan. Kalau rotinya besar butuh waktu lebih lama.
  9. Angkat. Sajikan hangat dengan secangkir kopi atau teh.

Hasilnya, hmmmm wanginya memenuhi rumah. Pas Hanifnya pulang sekolah, langsung teriakdari luar, "Ibuuuu bikin roti boy ya??" hahaha. Namanya juga kopi, ya baunya mirip-mirip lah. Dan ternyata hasil jadi rotinya besar sekali. Jadinya 2 buah dan masih ada sisa adonan, aku bikin roti manis biasa aja dan ditabur gula pasir kesukaan adek Hanif. Lain kali adonan harus dibagi empat dan krim kopinya ditambah supaya cukup.



Roti Manis

Sisa adonan aku bentuk kayak roti ensaymada. Cantik juga ya...

Roti Manis

Kelihatan teksturnya lembuuuuut banget. Apalagi kalo masih panas.