Katiri Mandi




Jajan khas Sulawesi...agaiiiinnnn...??? Ngga papa lah. Itung-itung promosi daerah sendiri. Apalagi jajan ini sudah mulai menghilang digantikan dengan produk bakery dan pastry yang lebih menarik dan unik-unik. Kasihan kan warisan bangsa...perlu dilestarikan.

Katiri mandi ini semacam kolak yang isinya biji-biji ketan. Kalo di Jawa mirip jenang grendul, bubur candil...dst dst... 
Bikinnya kayak kalo bikin kolak pisang. Biasanya ada tambahan kelapa parutnya sehingga kuahnya jadi agak kental. Tapi kali ini kutambahkan durian dan sedikit tepung ketan ke dalam kuahnya tuk mengganti kelapa muda parut...

Bahan bola ketan :
- 300 gr tepung ketan
- 175-200 cc air hangat
- 1/2 sdt garam
- 1 sdm air kapur sirih

Kuah :
- 1000 ml santan dari 1 butir kelapa
- 350 gr gula merah, masak dengan 100 ml air (saring)
- daun pandan
- 1/2 sdt garam
- 8 biji mata duren
- 1 sdm munjung tepung ketan (dilarutkan dengan sedikit air)

Cara membuat :
  1. Tuang tepung beras dan garam dalam wadah. Aduk rata. Tambahkan air kapur sirih. Masukkan air hangat sedikit sedikit sampai membentuk adonan yang dapat dipulung.
  2. Bentuk seperti tetesan air. Dibulatkan lalu bagian ujungnya ditipiskan. Kerjakan sampai habis.
  3. Masak santan, gula merah, garam, durian dan daun pandan sambil sesekali diaduk sampai mendidih.
  4. Sementara itu masak air dalam panci sampai mendidih. Masukkan bola-bola ketan. Ketika mengapung, segera masukkan ke dalam rebusan gula. Masak lagi dengan api sedang sampai mendidih.
  5. Tambahkan larutan ketan. Masak sebentar sampai meletup-letup. Matikan api.
  6. Siap dihidangkan hangat-hangat.