Bassang (bubur jagung)


Bassang merupakan salah satu bubur tradisional Makassar. Mungkin kalo di Jakarta seperti 'bubur jali' yang aku sendiri blom pernah coba hihi...hopely someday...
Keistimewaannya yaitu terbuat dari jagung pulut (bukan hanya beras yang pulut khaaan?) dan sudah melewati proses pengelupasan kulit. Dimasak dalam jangka waktu yang lama sampai sekitar 3 jam sehingga didapatkan bubur yang benar-benar lembut dan gurih karena menggunakan santan. Tapi berhubung teknologi dah canggih aku cukup pake presto aja selama 1 jam. Penampakan jagung mentahnyanya seperti di bawah ini...



Mungkin sekilas mirip pakan ayam yeee....hihi soalnya anak-anakku bilang "Bu, ini makanan ayam yang kayak di rumah mbah yaaa?" tapi kalo diperhatikan baik-baik memang warnanya aja udah beda. Dan karena jenisnya yang pulut hasil buburnya legit sekali...teksturnya beda kalo kita bikin bubur jagung dari jagung manis biasa. Kalo ini menghasilkan kuah yang kental dan seperti berlendir...padahal itulah ciri khasnya pulut....makanya ada penambahan sedikit tepung tuk kuahnya biar lebih pas. Proses masaknya juga gak pake gula sama sekali, tapi pas akan disajikan panas-panas baru deh ditambahkan gula pasir. Well enough deh ceritanya... ini dia resepnya ...

Bahan :
- jagung pulut kupas, rendam semalaman
- santan encer
- santan kental
- daun pandan
- garam
- tepung terigu

Cara membuat :
  1. Masak jagung dengan air banyak sampai jagung lunak. Setiap air habis ditambahkan lagi sampai didapatkan jagung yang mulai lunak.
  2. Apabila air sudah menyusut tambahkan santan encer dan daun pandan. Masak terus sampai jagung benar-benar lembut.
  3. Siapkan santan kental dan beberapa sendok tepung. Masukkan sedikit air bubur ke dalam adonan santan dan tepung. Aduk rata lalu tuang kembali ke dalam bubur jagung. Aduk rata dan biarkan mendidih dan kental.
  4. Siap dihidangkan panas-panas dengan tambahan gula pasir.

Ket : kalau menggunakan presto, proses pertamanya (pelunakan jagung) di lakukan di panci presto selama 1 jam. Proses berikutnya bisa dilanjutkan di atas kompor.